Janda Miskin ini Mengaku Belum Pernah Tersentuh Bantuan Pemkab Mukomuko

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Mukomuko – Pemerintah Pusat saat ini sudah menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pencairan bansos sendiri dilakukan hampir serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Mukomuko.

Ada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kini aturannya diubah menjadi bantuan uang tunai sebesar Rp600 ribu da nada juga BLT desa sebesar Rp.300 ribu.

Namun dari sekian banyak penerima bansos, ada beberapa warga kurang mampu yang tidak terdata.

Salah satunya seorang janda tua yang kesehariannya hanya bekerja serabutan dan tinggal di rumah yang sangat sederhana.

Janda itu bernama Rosleni (58) beralamat di Desa Pauh Terenja Kecamatan XIV Koto Kabupaten Mukomuko.

Ia mengaku sempat didata beberapa kali tetapi sampai sekarang belum pernah menerima bantuan sama sekali.

“Saya tidak pernah dapat bantuan, padahal tetangga saya yang bisa dikategorikan orang mampu itu dapat bansos dari pemerintah,” ungkap Rosleni, Rabu (1/2/23).

Rosleni tinggal dengan seorang anaknya bernama Indra sukma (22)  yang juga tidak bekerja karena mengidap penyakit.

Rosleni dan anaknya tak tersentuh bantuan pemerintah baik itu PKH Selama bertahun-tahun, mereka tak pernah mendapatkan bantuan apapun bahkan dari desa juga tidak dapat.

Ia mengaku tak mengerti kenapa keluarganya dibedakan oleh pengurus Desa. Padahal kondisi ia dan sang anak yang tidak normal pikirannya bukan orang berkecukupan.

“Jangankan buat berobat untuk anak, buat makan saja sulit. Saya enggak tega lihat anak saya apa bila sakitnya timbul,” terangnya.

Rosleni berharap ada pihak yang ikhlas membantu keluarganya. (nt/zul)