Jadi 5 Besar Angka Kemiskinan, Gusnan Mulyadi Minta Msyarakat Jujur

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu Selatan- Kembali menjadi sorotan setelah masuk dalam 5 besar daerah angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Bengkulu, Bupati Gusnan Mulyadi minta masyarakat jujur.

“Salah satu tantangan kita adalah kejujuran dalam pendataan. Masih ditemukan masyarakat yang sebenarnya memiliki aset memadai, tetapi tetap tercatat sebagai penerima bantuan. Ini tentu merugikan mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Gusnan.

Gusnan menyampaikan keprihatinannya sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif dalam mendukung upaya penanggulangan kemiskinan.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran akan semangat kemandirian dan pengelolaan prioritas dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, masyarakat harus mulai memprioritaskan kebutuhan dasar seperti kesehatan dan pendidikan anak, ketimbang pengeluaran konsumtif yang tidak mendesak.

Sebagai langkah konkret, berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal terus digencarkan untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera di Bengkulu Selatan.

“Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kami optimistis angka kemiskinan dapat terus ditekan dan pembangunan bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” papar Gusnan.

Untuk diketahui, berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di wilayah ini pada tahun 2024 mencapai 31.890 jiwa atau sekitar 17,51 persen dari total populasi.

Meski angka tersebut menunjukkan tren penurunan dalam empat tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menilai kondisi ini masih memerlukan perhatian serius.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus berupaya meningkatkan akurasi data melalui program verifikasi dan validasi lapangan. (Adv)