Hujan Deras Picu Banjir, Begini Cara Selamatkan Mobil yang Terendam

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Jakarta- Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia menyebabkan banjir di berbagai daerah.

Akibatnya, banyak kendaraan yang terendam air dan berisiko mengalami kerusakan serius.

Jika tidak segera ditangani, mobil yang terkena banjir bisa mengalami kerusakan pada mesin, sistem kelistrikan, hingga komponen interior.

Kepala Bengkel Nasmoco Bantul, Nyoman, menegaskan bahwa mobil yang terendam banjir harus segera dievakuasi dan dibawa ke bengkel menggunakan towing.

“Penanganan cepat dapat mencegah kerusakan mesin dan sistem kelistrikan, terutama jika air banjir mengandung lumpur. Air yang masuk ke mesin, aki, electronic control unit (ECU), serta kabel listrik bisa menyebabkan korsleting dan kerusakan permanen,” ujarnya, Kamis (30/1/25).

Selain itu, Nyoman menjelaskan bahwa jika dibiarkan terlalu lama, air banjir dapat menyebabkan karat pada bodi dan sasis mobil.

Lumpur dan kotoran yang terbawa air dapat mempercepat proses korosi, terutama di bagian bawah mobil.

“Jika tidak segera dibersihkan, karat bisa menyebar dan melemahkan struktur kendaraan,” tambahnya.

Dampak lainnya adalah bau tak sedap serta pertumbuhan jamur di dalam kabin.

Air banjir yang bercampur kotoran dan bakteri dapat merusak interior mobil, terutama pada karpet, jok, dan plafon.

“Jamur bisa berkembang dengan cepat jika interior tidak segera dikeringkan,” kata Nyoman.

Tak hanya itu, sistem pengereman, bearing, dan suspensi juga berpotensi mengalami gangguan akibat lumpur yang masuk ke dalamnya.

Hal ini dapat menyebabkan rem tidak berfungsi optimal dan mempercepat keausan komponen.

Oleh karena itu, semakin cepat mobil dibersihkan, semakin besar peluang untuk menyelamatkan komponen penting dan menghindari biaya perbaikan yang lebih mahal.

Sebagai langkah pertama dalam menangani mobil yang terendam banjir, Nyoman menyarankan beberapa tindakan berikut:

1. Lepaskan aki untuk mencegah korsleting.

2. Segera keringkan interior dan mesin.

3. Cuci dan bersihkan seluruh bagian mobil, terutama bagian bawah.

4. Periksa oli mesin dan transmisi. Jika tercampur air, segera ganti.

5. Cek sistem kelistrikan sebelum menyalakan mesin kembali.

Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada mobil.

Jika kendaraan Anda terkena banjir, segera ambil langkah yang diperlukan agar terhindar dari kerugian yang lebih besar.(Red/kompas)