Rekayasa Lalu Lintas dan Moda Transportasi Sudah Siap Jelang MotoGP

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Persiapan Pelaksanaan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas dan Manajemen Moda Transportasi.

Mataram—Pemerintah Provinsi NTB menegaskan bahwa H-3 jelang perhelatan MotoGP, pelaksanaan terkait manajemen dan rekayasa lalu lintas dan moda transportasi sudah dinyatakan siap.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi, melalui Asisten II perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB Ir Moh Husni, saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Persiapan Pelaksanaan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas dan Manajemen Moda Transportasi.

Rakor ini untuk mendukung Pelaksanaan Event MotoGP 2022 di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur Prov. NTB, Selasa (15/03/22).

Baca Juga :  PON XX Papua 2021, Dua Cabor Bengkulu Sabet Dua Medali

“Berbagai paparan dan arahan yang disampaikan oleh Kadishub NTB dan Marsekal Hadi Tjahjanto serta Dirjen Perhubungan Darat menunjukkan bahwa kita sudah siap, walaupun masih ada beberapa catatan-catatan penting,” kata Bang Husni, sapaan akrabnya.

Oleh sebab itu, ia meminta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB agar segera menindaklanjuti beberapa arahan dan catatan penting terkait manajemen moda transportasi yang telah disampaikan oleh Marsekal Hadi Tjahjanto dan Dirjen Perhubungan Darat.

Baca Juga :  PS Mukomuko Runner Up Piala Pertiwi 2021

“Dalam hal ini, kepada Kadishub agar segera menindaklanjuti catatan-catatan penting tadi sehingga  seluruh moda transportasi dapat terlayani dengan baik, karena MotoGP ini tidak hanya untuk NTB tetapi juga untuk Indonesia,” pintanya.

Terakhir, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu mempersiapkan event MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, NTB.

Baca Juga :  Sukseskan Liga Santri, Dandim 1628/SB Sosialisasi ke Pesantren-Pesantren

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala perhatian dan telah membimbing kami dalam menyiapkan event MotoGP 2022 ini,” ucap Asisten II Setda NTB.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, yaitu perwakilan Angkasa Pura, perwakilan Angkutan Sewa Khusus (Online), Organda, KSOP Lembar dan Kayangan, serta beberapa stakeholders terkait. (diskominfotikntb/fitra)