Fraksi PAN DPRD Kabupaten Blitar Apresiasi Jawaban Bupati di Rapat RPJMD 2025-2029

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Blitar – Ketua Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) DPRD kabupaten Blitar Andi Widodo menanggapi penyampaian Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, yang digelar DPRD kabupaten Blitar, digedung Graha Paripurna, Rabu (28/5/25).

“Jawaban dari Bupati Blitar terkait RPJMD bahwa semua itu sesuai dengan yang diharapkan masyarakat ,” kata Andi Widodo usai mengikuti rapat Paripurna.

Lebih lanjut Andi Widodo menyampaikan, karena tujuan dari RPJMD tahun 2025-2029 memuat tujuan dari pemerintah daerah Kabupaten Blitar untuk bagaimana membangun masyarakat dengan lebih baik dan semua yang menjadi masukkan, saran, pertanyaan dari DPRD Insya Allah ini menjadi masukkan pemerintah daerah.

“Ini penting sekali dari DPRD semakin baik dan menjadi dukungan pemerintah Kabupaten Blitar,” jelas Andi Widodo.

Menurut Andi Widodo jawaban Bupati terkait internet gratis disediakan minima 248 kantor desa/kelurahan dan secara bertahap akan diperluas di titik-titik strategis kabupaten Blitar, yang dapat memudahkan penyebarluasan informasi dan media promosi wisata daerah.

“Disini konsep pariwisata sebenarnya Pemkab Blitar mempunyai banyak objek yang harus dimanfaatkan, jadi semua yang telah disebutkan tadi promosi untuk pengenalan kepada masyarakat di Blitar dan menyosialisasikan seluruh daerah lain akan dikenal walaupun dengan sistem promosi kita juga mendukung,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini Fraksi PAN berharap kepada Pemkab agar mengedepankan kemajuan masyarakat itu dengan mengutamakan masukan dan mendengar aspirasi mulai tingkat masyarakat sampai kepada anggota dewan itu harus menjadi perhatian.

“Karena masyarakat memerlukan orang yang tahu kegiatan sehari-hari bagaimana situasi di bawah, di samping itu juga tokoh-tokoh masyarakat tokoh agama sampai dengan anggota dewan yang mengetahui bagaimana kabupaten Blitar dan bagaimana mengatasi permasalahan ini harus merangkul semua pihak,” pungkasnya. (Herlina)