Empat Desa Terancam Longsor, Paman Dayat Gerak Cepat Datangi PU Balai, PUPR Hingga BPBD

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Satujuang, Bengkulu– Menyikapi kondisi darurat empat desa terancam longsor di Kabupaten Bengkulu Selatan akibat dihantam banjir Sungai Air Nipis Kecamatan Seginim.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Hidayat atau akrab disapa Paman Dayat, bergerak cepat mendatangi dinas terkait, Kamis (21/8/25).

“Jangan sampai menunggu lama, empat desa ini terancam keselamatan warganya kalau tidak segera ditindaklanjuti,” tegas Paman Dayat.

Dalam kunjungannya, ia turut membawa Kepala Desa Pajar Bulan untuk menyerahkan proposal perbaikan ke PU Balai, Dinas PUPR Provinsi hingga BPBD Provinsi Bengkulu.

Paman Dayat menekankan, langkah cepat diperlukan agar bencana tidak semakin meluas.

“Tidak berhenti di sini saja, saya akan kawal sampai dinas-dinas terkait benar-benar bergerak,” ujarnya.

Sebelumnya, Paman Dayat telah meninjau langsung lokasi longsor pada Sabtu (9/8). Ia melihat tanah yang runtuh sepanjang dua kilometer di tepi sungai, yang kini mengancam rumah, lahan, dan kebun milik warga.

Empat desa yang terdampak yakni Desa Pajar Bulan, Desa Dusun Tengah, Desa Pasar Baru, dan Desa Darat Sawah.

Warga mengaku khawatir setiap kali hujan turun, terlebih sebagian kebun jagung sudah hanyut terbawa arus banjir.

“Kekhawatiran terbesar datang dari para ibu rumah tangga yang was-was setiap hujan. Kita berharap pemerintah provinsi segera mendengar jeritan warga sebelum ada korban jiwa,” pungkas Paman Dayat. (Red)