Dua Kali Simbolis, Program Bibit Sawit Gratis Bupati Kaur Tahun 2025 Gagal Realisasi

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Kaur- Program Bibit Sawit Gratis unggulan Bupati Kaur tahun 2025 dipastikan gagal terealisasi meskipun telah dilakukan penyerahan simbolis sebanyak dua kali.

Program pengadaan satu juta batang bibit sawit gratis yang direncanakan menyasar luas lahan 365 hektar setiap tahunnya ini belum kunjung menyentuh tangan petani hingga memasuki awal tahun 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Dodi Haryono, menjelaskan bahwa pengadaan bibit sawit unggul tersebut terkendala proses negosiasi di e-katalog.

Menurutnya, kelengkapan administrasi penyedia jasa yang belum memenuhi syarat menjadi penghambat utama realisasi Program Bibit Sawit Gratis.

“Pada APBD Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2025, Dinas Pertanian telah menganggarkan Rp2,4 miliar untuk pengadaan 36 ribu batang bibit sawit,” ujar Dodi kepada media, Jumat (9/1/26).

Namun, karena penyedia belum mampu melengkapi administrasi hingga batas waktu yang ditentukan, realisasi anggaran tahun 2025 menjadi nol dan dana tersebut terpaksa menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) untuk tahun 2026.

Meski gagal di tahun sebelumnya, Dodi optimis pengadaan Program Bibit Sawit Gratis akan segera dilakukan di awal tahun 2026 ini.

Ia mengklaim proses kontrak akan dilakukan dalam waktu dekat agar penyaluran ke masyarakat tidak kembali tertunda.

“Mungkin minggu depan sudah dilakukan penandatanganan kontrak untuk pengadaan bibit sawit unggul ini, sehingga penyalurannya bisa lebih cepat,” tambahnya.

Catatan di lapangan menunjukkan bahwa penyerahan bantuan Program Bibit Sawit Gratis ini telah dilakukan secara simbolis sebanyak dua kali:

  • 25 Oktober 2025: Dilakukan dalam acara TEREAK di lapangan Kelurahan Tanjung Iman.
  • 30 Desember 2025: Dilakukan di bundaran kompleks perkantoran Padang Kempas.

Ironisnya, meskipun sudah ada bibit yang tiba di halaman Gedung Serba Guna (GSG), bibit tersebut belum bisa dibagikan kepada petani.

Hal ini dikarenakan pihak penyedia belum memenuhi syarat teknis dan administratif yang diwajibkan untuk Program Bibit Sawit Gratis.

Dodi Haryono menjanjikan jika seluruh bibit telah tersedia dan administrasi dinyatakan lengkap, pembagian akan segera dieksekusi.

“Jika semua syarat sudah terpenuhi, mungkin minggu depan sudah bisa dibagikan kepada petani,” pungkasnya. (Bim)