Malang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang menerima kunjungan kerja (kunker) dari Parlemen Nasional Timor Leste, Selasa (2/8/22).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Parlemen Nasional Timor Leste dipimpin oleh Ketua Komisi D Bidang Ekonomi dan Pembangunan Antoninho Bianco.
Bianco mengatakan, bahwa ada beberapa hal menarik yang kemungkinan akan diterapkan setelah sampai di Timor Leste.
Antara lain gagasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, yakni one village one destination dan one village one product.
“One village one destination dan one village one product adalah (gagasan) luar biasa. Itu akan menjadi referensi bagi kami untuk dibawa pulang,” ujar Bianco.
Selain itu, hal yang juga cukup menarik parhatian Parlemen Nasional Timor Leste adalah berjalannya mekanisme penyerapan aspirasi masyarakat yang dinilai cukup berpengaruh pada pembangunan di Kabupaten Malang.
Bianco menilai ada kerja sama yang cukup apik antara eksekutif dan legislatif di lingkungan Pemkab Malang.
Terlebih hal tersebut juga bermuara pada berjalannya pembangunan di Kabupaten Malang di semua sektor.
“Artinya (Pemkab Malang) dapat merangkum aspirasi rakyat dalam pembangunan di segala sektor. Ini adalah kerja sama yang bagus antara eksekutif dan legislatif, terutama dalam menjalankan peraturan daerah,” ungkap Bianco.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodiqul Amin mengatakan bahwa hal tersebut patut untuk dibanggakan.
Pasalnya, Kabupaten Malang dipilih menjadi salah satu tujuan untuk rencana penerapan otonomi daerah di Timor Leste.
Terlebih one village one destination dan one village one product yang rencananya akan dijadikan sebagai referensi bagi Parlemen Nasional Timor Leste untuk diusulkan dan diterapkan di Timor Leste.
Untuk itu, dirinya berharap kerja sama yang dibangun saat ini bisa terjalin lebih erat.
“Kami wellcome prinsipnya. Termasuk one village on destination dan one village one product. Itu menjadi sebuah ikon yang Insya Allah dari Parlemen Nasional akan mengupayakan bisa dilakukan di Timor Leste,” pungkas Amin. (Adv/Dws)
