Satujuang, Bengkulu Tengah- Targetkan PAD bertambah signifikan, Badan Keuangan Daerah (BKD) Bengkulu Tengah giatkan sosialisasi dan pendataan potensi pajak yang ada di Bengkulu Tengah.
Salah satu potensi pajak yang didatangi dan dilakukan pendataan oleh pihak BKD yakni sektor rumah makan.
Kepala BKD Bengkulu Tengah, Lili Trianti melalui Kabid Pendapatan, Dessy Aprianti menjelaskan, peningkatan PAD masih menjadi perhatian Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto.
”Saat ini tim Bidang Pendapatan sedang turun ke lapangan untuk menyosialisasikan pajak dan mendata potensi-potensi pajak daerah yang bisa menghasilkan PAD bagi Kabupaten Bengkulu Tengah,” terang Dessy, Jumat (2/5/25).
Ditambahkan Dessy, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berharap para pemilik rumah makan di Kabupaten Bengkulu Tengah taat pajak dan secara rutin membayar setiap bulan.
Dengan adanya tambahan pembayaran pajak dari rumah makan, tentu membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bengkulu Tengah ikut terdongkrak.
”ahun 2025 ini, ditargetkan pajak dari rumah makan mencapai Rp 890 juta,” imbuhnya.
Dessy mengungkapkan, minggu ini dan minggu depan tim juga akan fokus melakulan pendataan terhadap objek pajak reklame dan pajak restoran. Kemudian pajak air bawah tanah serta pajak mineral bukan logam dan batuan.
Juga termasuk PBB dan BPHTB, juga akan dilakukan pendataan kedepannya. Sebab, kata Dessy, tak bisa dipungkiri terkadang masih ada objek pajak yang belum terdata.
”Dengan sudah dilakukan pendataan ini tentu kita berharap ke depan PAD Kabupaten Bengkulu Tengah bisa terus bertambah dan meningkat,” pungkasnya. (Ary)
