Dinsos Mukomuko Dapat Bantuan 29 Milyar

Dinsos Mukomuko saat memberikan pengarahan kepada e-warung

Mukomuko – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko bakal kembali mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Untuk tahun 2022 ini , Dinsos Mukomuko mendapat kuota Rp 29,8 miliar untuk 12.426 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Besarannya masih sama, untuk tiap KPM mendapatkan bantuan senilai Rp 200 ribu,” kata Kepala Dinas Sosial Mukomuko, Ansari, Sabtu (5/2/22).

Kuota terbanyak didapat Kecamatan Penarik, sebanyak 1.573 KPM dengan nilai bantuan setahun Rp 3,7 miliar.

Baca Juga :  Plt Bupati Muba Resmi Buka Forum Konsultasi Publik RPD 2023-2026

Lalu Kecamatan Air Manjuto 1.218 KPM dengan total pagu Rp 2,9 miliar, Kecamatan V Koto 1.127 KPM Rp 2,7 miliar.

Selanjutnya Kecamatan Teramang Jaya 1.100 KPM Rp 2,6 miliar dan Kecamatan XIV Koto 1.059 KPM Rp 2,5 miliar.

Sedangkan yang paling sedikit mendapatkan jatah, Kecamatan Teras Terunjam hanya 363 KPM, Kecamatan Kota Mukomuko 410 KPM dan Kecamatan Air Dikit 430 KPM.

Baca Juga :  DPO Pencabulan Anak Dibawah Umur Secara Bergilir Tertangkap

Lainnya, Kecamatan Air Rami 834 KPM, Kecamatan Ipuh 799 KPM, Kecamatan Lubuk Pinang 640 KPM, Kecamatan Malin Deman 801 KPM, Kecamatan Pondok Suguh 443 KPM, Kecamatan Selagan Raya 978 KPM, dan Kecamatan Sungai Rumbai 651 KPM

“Jumlah KPM penerima ini bukan untuk setahun, tapi untuk setiap bulannya. Untuk Kabupaten Mukomuko total setiap bulannya itu, kuota untuk 12.426 KPM,” kata Ansari.

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Mukomuko, Sanusi menambahkan, untuk jumlah e-warung penyalur ditahun 2022, masih sebanyak 67 e-warung.

Baca Juga :  Wabup Sidoarjo Reopening RM Pringgadani, Pulihkan Ekonomi Jalur Juanda

Dari jumlah itu, sebanyak 3 e-warung tengah diajukan pergantian, lantaran 2 e-warung menyatakan mundur sebagai penyalur BPNT.

E-warung di Desa Pondok Baru dan di Kelurahan Pasar Mukomuko dan 1 e-warung lagi di Kecamatan Selagan Raya, sudah tidak aktif.

“Sedang diusulkan penggantinya dengan e-warung yang tetap dekat dengan jangkauan KPM,” ungkap Sanusi. (zul)