Satujuang, Lebong- Menindaklanjuti temuan tidak tepat sasaran dalam penyaluran bantuan sosial, Wakil Bupati Lebong, Bambang ASB menggelar rapat koordinasi bersama BPS Provinsi Bengkulu, BPS Kabupaten Lebong, Dinas Sosial dan Ketahanan pangan serta Pendamping PKH dan Pendamping Sosial.
Langkah tersebut dilakukan untuk membahas perbaikan data penerima bantuan agar sesuai dengan kriteria pemerintah. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Sekda pada Rabu (26/11/25).
Pembahasan difokuskan pada bantuan PKH, BPNT, dan BLT Kesra yang masih ditemukan tidak tepat sasaran. Hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan adanya penerima dari kelompok ekonomi mampu, perangkat desa, anggota BPD hingga keluarga kepala desa, sementara warga miskin belum sepenuhnya terdata.
Wabup Bambang menegaskan persoalan tersebut muncul akibat data awal yang tidak akurat saat proses input oleh operator atau petugas yang berwewenang dalam proses penginputan.
“Masih ditemukan penerima yang tidak layak sementara warga miskin justru tidak menerima bantuan. Masalah ini berawal dari data yang tidak valid,” ujar Wabup.
Ia menyebut perlunya perbaikan melalui verifikasi faktual untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Ini perlu perbaikan total melalui verifikasi faktual agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Pemkab akan melakukan input ulang data dengan melibatkan seluruh pihak, termasuk BPS dan pendamping sosial, Babinsa serta Bhabinkamtibmas untuk menyiapkan uji publik sebelum data ditetapkan.
“Kami mendorong rapat terpadu dan uji publik supaya proses input jelas, terbuka, dan sesuai kriteria pemerintah,” kata Bambang.
Wabup turut menyampaikan apresiasi kepada BPS Provinsi Bengkulu, BPS Lebong, dinas terkait, serta pendamping PKH dan pendamping sosial yang menghadiri rapat tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak yang siap bersinergi mendukung program pemerintah daerah,” tutupnya. (Red).
