Clothingan ‘Kanty’ Raih Brand Kategori Fashion Kemenparekraf

Clothingan Kanty dari Sumbawa Barat Raih Brand Kategori Fashion Kemenparekraf

Sumbawa Barat – Brand memang menjadi salah satu tolok ukur seseorang dalam menentukan produk yang akan dibeli.

Banyak orang beranggapan bahwa produk yang berasal dari luar negeri lebih berkualitas dibanding produk lokal atau dalam negeri.

Padahal sudah ada berbagai brand lokal Indonesia yang terkenal sampai ke luar negeri.

Pada hari Kamis tanggal 2 Februari lalu diadakan pameran Program Pelatihan UMKM di Sumbawa Barat, yang difasilitasi oleh Narasa di gedung Hanipati Taliwang.

Ada 16 UMKM yang ikut meramaikan pameran program Pelatihan UMKM tersebut, salah satunya brand lokal ‘Kanty’.

Handi Juliamsyah, pemilik brand Kanty mengatakan kepada awak media, kata Kanty diambil dari bahasa sehari-hari masyarakat Sumbawa Barat yang memiliki arti ‘Teman’.

Baca Juga :  Ini Syarat Untuk Dapatkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta 2021, Catat !

“Kanty ini sangat sering diucapkan oleh masyarakat sekitar untuk menyapa teman sebayanya,” ujar Handi kepada awak media, Minggu (6/2/22).

Handi bercerita, awal mula berdirinya Kanty ini tahun 2013, seiring dengan berjalannya waktu Kanty terus berkembang.

Kanty pernah meraih prestasi karena berhasil terpilih sebagai peserta program Diklat mewakili Dinas Koperasi dan UMKM Sumbawa Barat pada bulan Juni 2021 lalu, yang diadakan di Kota Mataram, NTB.

Sebagai peserta UMKM Indonesia Timur Ekspor yang diadakan oleh Tiang Lombok itu, Kanty berhasil terpilih sebagai brand kategori fashion oleh Kemenparekraf.

Baca Juga :  IHSG Menguat 21 Poin Ke Level 5.113,56

Terpilihnya Kanty melalui proses penyeleksian dari UMKM seluruh Indonesia, dibuktikan dengan SK dan perjanjian kerjasamanya.

“Tak hanya itu, terakhir Produk Kanty ini berhasil memperoleh pengakuan Logo terbaik dalam kegiatan Program Branding & Marketing yang pelaksanaannya dilakukan di KSB dan difasilitasi oleh Narasa,” ujar Handi

Adapun logo tersebut memiliki desain yang mengangkat art budaya lokal yang di adopsi dari gambar Kemang Satange yang menjadi salah satu budaya masyarakat adat Samawa.

Gambar tersebut kemudian di visualkan dan dikolaborasikan ke dalam bentuk modern.

Baca Juga :  Kodim 1628/SB Gelar Tradisi Lepas Sambut Pejabat Dandim

Handi menerangkan, arti dari logo itu adalah sebuah pesan, bahwa saat proses membangun sebuah usaha atau tujuan apapun itu, dibutuhkan pengorbanan pikiran dan tenaga untuk menggapainya.

“Sedangkan untuk desain produk, menceritakan tentang budaya lokal dan destinasi yang ada di Pulau Sumbawa khusus Sumbawa Barat,” jelas Handi.

Ditanya mengenai visi misi Kanty ke depan, Handi berharap produk Kanty bisa dicintai masyarakat lokal, luar, hingga mancanegara.

“Karena Kanty artinya teman, maka saya berharap produk Kanty mampu berteman dan dicintai oleh masyarakat lokal, luar, hingga mancanegara dan tentunya KSB akan mendunia bersama Kanty,” pungkas Handi. (fitra)