Satujuang, Blitar- Bupati Blitar Rijanto membuka Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten Blitar pada Kamis (26/3/26).
Sebanyak 932 calon jamaah haji dan petugas haji asal Kabupaten Blitar siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026.
Para jamaah memiliki rentang usia beragam, dengan yang tertua berusia 90 tahun dan termuda 18 tahun.
Mereka akan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter) dengan jadwal keberangkatan pada 14, 18, dan 19 Mei 2026.
Kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Tahun 2026/1447 H ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai syariat.
Manasik haji tersebut mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”.
Pembukaan acara berlangsung di Hall Kampung Coklat, Kamis (26/3/26), dipimpin langsung oleh Bupati Blitar.
Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menekankan pentingnya kesiapan ibadah bagi seluruh calon jamaah haji.
Ia mengingatkan agar jamaah memahami setiap rukun, wajib, dan sunnah haji agar ibadah dapat berjalan tertib dan khusyuk.
“Manasik ini harus diikuti dengan sungguh-sungguh sebagai bekal utama dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci,” jelas Bupati Blitar.
Selain kesiapan ibadah, Bupati Blitar juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental, mengingat ibadah haji membutuhkan stamina dan mental yang kuat.
“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan sehat walafiat,” pungkas Bupati Rijanto. (Herlina/ADV)
