Bupati Blitar Apresiasi Kirab Ketupat Coklat, Perkuat Budaya dan Potensi Wisata Daerah

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Blitar- Bupati Blitar Rijanto menghadiri Kirab Ketupat Coklat yang berlangsung meriah di Wisata Kampung Coklat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, pada Sabtu (28/3/26).

Ia didampingi oleh Owner Kampung Coklat Kholid Mustofa dan Pendakwah Dawami Nurhadi dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin.

Bupati berharap momen Idul Fitri ini menjadikan setiap individu lebih baik dan mempererat persaudaraan.

Semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Blitar juga diharapkan semakin kuat.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya pengelola Kampung Coklat serta masyarakat yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan Kirab Ketupat Coklat ini,” ujar Bupati Blitar Rijanto.

Menurut Bupati Blitar, kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tahunan yang sangat dinantikan masyarakat.

Kirab Ketupat Coklat bukan sekadar seremonial, melainkan memiliki makna budaya dan nilai kebersamaan yang mendalam.

“Ketupat sendiri merupakan simbol kebersihan hati, saling memaafkan, serta mempererat tali silaturahmi setelah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rijanto menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas budaya lokal.

Acara ini juga memperkenalkan kekhasan Kampung Coklat kepada masyarakat luas.

Kirab Ketupat Coklat sekaligus menjadi daya tarik wisata yang menyedot animo masyarakat dari berbagai daerah.

Bupati Blitar menekankan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi wisata yang luar biasa.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia menyebutkan manfaatnya khususnya bagi pelaku UMKM, pedagang, dan sektor pariwisata di sekitar Kampung Coklat.

Rijanto berharap Kirab Ketupat Coklat dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan lebih meriah dan inovatif.

Ia ingin kegiatan ini menjadi ikon wisata budaya Kabupaten Blitar yang semakin dikenal luas.

Ia juga mengajak masyarakat untuk melestarikan budaya, menjaga tradisi, serta mengembangkan potensi wisata daerah.

“Kita yakin Kabupaten Blitar akan semakin berdaya dan berjaya, serta akan semakin kawentar, semakin dikenal oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (Herlina/ADV)