BKSDA Tegaskan Setoran Karcis TWA Seluma Langsung Masuk Kas Negara, Ini Penjelasannya

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Seluma- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) memberikan penjelasan terkait pengelolaan uang karcis masuk Taman Wisata Alam (TWA) di Kabupaten Seluma yang sempat menjadi sorotan masyarakat.

Pertanyaan publik muncul setelah lonjakan jumlah pengunjung selama libur Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026 memadati sejumlah TWA di Seluma.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Provinsi Bengkulu, Mariska Tarantona, menegaskan bahwa seluruh pendapatan dari karcis masuk TWA langsung disetorkan ke rekening Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Terkait karcis masuk Taman Wisata Alam (TWA) di TWA Desa Kungkai Baru dan TWA yang lainnya sudah kita setor,” ujar Mariska, Rabu (1/4/26).

Ia menambahkan, seluruh mekanisme pengelolaan karcis telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk transparansi, di tempat penjualan karcis juga telah dipasang spanduk terkait besaran harga karcis yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2024.

Sesuai regulasi, PNBP merupakan seluruh penerimaan pemerintah pusat yang tidak berasal dari pajak dan wajib disetorkan langsung ke kas negara.

Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2018 tentang PNBP, yang mewajibkan setiap instansi pengelola untuk menyetor seluruh penerimaan secara transparan dan akuntabel.

Selain itu, pengelolaan tarif dan jenis PNBP pada sektor lingkungan hidup dan kehutanan, termasuk karcis masuk kawasan konservasi seperti TWA, juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2024.

Aturan tersebut menegaskan bahwa pungutan terhadap pengunjung harus sesuai tarif resmi dan hasilnya disetorkan ke kas negara.

Mariska menegaskan bahwa tidak ada dana hasil penjualan karcis yang masuk ke kas internal BKSDA maupun kepada petugas pemungut di lapangan.

Perlu diketahui, TWA Desa Kungkai Baru Pantai Cemoro Sewu menjadi destinasi wisata paling ramai dikunjungi di Kabupaten Seluma dibandingkan empat TWA lainnya yang ada saat ini.

“Sekitar 40 juta lebih hasil karcis dari pantai Cemoro Sewu sudah kita transfer semua ke kas PNBP,” ujar Mariska. (da)