Benarkah Menangis Bisa Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Jakarta- Klaim bahwa menangis dapat membantu menurunkan berat badan sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Namun, apakah hal ini benar secara ilmiah?

Faktanya, menangis memang membakar kalori, tetapi dalam jumlah yang sangat kecil. Menurut Healthline, menangis membakar sekitar 1,3 kalori per menit, jumlah yang sama seperti tertawa.

Artinya, jika seseorang menangis selama 20 menit, hanya sekitar 26 kalori yang terbakar—angka yang sangat kecil dibandingkan dengan aktivitas fisik lainnya.

Sebagai perbandingan, berjalan cepat selama 30 menit dapat membakar sekitar 150–200 kalori, jauh lebih efektif untuk menurunkan berat badan.

Meskipun tidak berpengaruh signifikan terhadap pembakaran kalori, menangis memiliki manfaat emosional yang penting.

Menurut Harvard Health Publishing, menangis dapat merangsang pelepasan hormon seperti oksitosin dan endorfin.

Yang mana dapat membantu meredakan rasa sakit dan memberikan efek menenangkan. Ini menjelaskan mengapa seseorang sering merasa lebih lega setelah menangis.

Selain itu, stres yang berkepanjangan juga bisa memengaruhi berat badan seseorang. WebMD menyebutkan bahwa stres dapat menyebabkan perubahan nafsu makan.

Beberapa orang mengalami penurunan nafsu makan dan berat badan, sementara yang lain justru mengalami peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan.

Kesimpulannya, menangis bukanlah cara yang efektif untuk menurunkan berat badan.

Untuk mencapai berat badan ideal, kombinasi pola makan sehat, olahraga teratur, dan manajemen stres yang baik tetap menjadi kunci utama.(Red/kompas)