Bengkulu- Wisata Kota Tuo Bengkulu yang sempat dibanggakan dan jadi salah satu lokasi wisata di Kota Bengkulu sekarang rusak parah.
Wisata berlokasi di Kelurahan Pasar Bengkulu yang dibangun Pemkot Bengkulu bersama Pemerintah Pusat melalui Program Kotaku ini hanya bertahan seumur jagung.
Menurut keterangan salah satu warga yang tinggal disekitar lokasi, diduga bangunan yang menelan biaya puluhan milliar rupiah ini rusak karena luapan air.
“Sebenarnya sudah sejak lama dilaporkan kepada pihak Kotaku tapi tidak ditanggapi. Padahal dulu waktu kita laporkan tingkat kerusakannya tidak begitu parah,” jelas Refy Rusfiyansyah, Jumat (24/2/23) dikutip dari awasinews.com.
Berdasarkan pantauannya, nyaris semua sarana yang ada saat ini membahayakan keselamatan pengunjung. Karena akses jalan dan beberapa spot sudah retak dan nyaris amblas ke aliran sungai.
Seperti diketahui proyek Kotaku ini merupakan kerjasama Pemkot berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat yang dibangun 2 tahap oleh PT Adhi Karya selaku kontraktor.
Diresmikan 1 November 2022 langsung oleh Wali Kota Helmi Hasan bersama Wakil Wali Kota dan disaksikan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan.
Pembangunan tempat wisata ini sempat mendapatkan berita miring pada Mei 2022 lalu, namun tidak diketahui bagaimana perkembangannya.
Saat itu, disebutkan ada dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak kontraktor yang melaksanakan pembangunan Wisata Kota Tua.
Diduga ada pengurangan volume bangunan pada bagian pelapis tebing Sungai Bengkulu. Selain itu, pada proses pemasangan Pipa besi juga diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.
Terkait informasi yang didapat, pihak pewarta sudah dua kali mendatangi Kantor Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bengkulu untuk mengonfirmasi hal tersebut, namun sayangnya, Kepala Balai sulit ditemui saat itu. (Red/rls/Den)
