Satujuang.com/tag/kota-bengkulu1/">Kota Bengkulu – Tambal sulam jalan DP Negara kota Bengkulu oleh Dinas Kementrian PUPR pada Juli lalu kembali mengalami kerusakan.
Lucunya, lobang-lobang tersebut bukan hanya dari bagian jalan yang baru, namun juga pada tambal sulam yang dikerjakan PUPR.
Hal ini diungkapkan salah satu warga sekitar jalan, yang merasa lucu dengan hasil pekerjaan Dinas Kementrian PUPR.
“Dinas PUPR luar biasa kerjanya, tambal sulam mereka yang rusak, digali lagi untuk ditambal lagi,” ujar warga sekitar, Senin (17/10/22).
Bukan hanya merusak pemandangan, jalan akses penyambut tamu dari bandara Soekarno Putri ini tentunya membahayakan para pengendara.
Rusaknya jalan, melahirkan pertanyaan dari penggiat anti korupsi, M Hafidz, yang curiga dengan kualitas tambal sulam yang dilakukan PUPR.
Karena tidak sampai 3 bulan bertahan, tepatnya tanggal 28 Juli 2022 jalan tersebut ditambal sulam oleh pihak PUPR.
“Pemerintah serius atau tidak memperbaiki jalan, atau memang sengaja agar cuma bertahan kurang dari 3 bulan,” tuturnya dibilangan Jakarta.
M Hafidz meminta, pihak APH untuk turun memeriksa hasil kerja pihak PUPR tersebut, karena kualitas tambal sulamnya dipertanyakan.
Sebenarnya, kata Hafidz, istilah tambal sulam tidak ada dalam pekerjaan pengerjaan jalan.
“Tambal sulam itu sebenarnya gak ada, aspal ulang! yang ada, harus dikeruk dan dikerjakan sesuai struktur aspal standar nasional,” ungkapnya.
Hafidz menegaskan, lebih lagi jalan tersebut adalah jalan nasional, tentunya harus dikerjakan dengan standar jelas yang sudah ditetapkan pemerintah. (Red)
