Al-Ashr, Surah Singkat yang Sarat Makna Kehidupan

Jakarta- Surah Al-Ashr merupakan surah ke-103 dalam Al-Qur’an, tergolong surat Makkiyyah, dan terdiri dari tiga ayat yang singkat namun penuh makna.

Dalam surah ini, Allah SWT bersumpah dengan waktu, terutama waktu Ashar, untuk mengingatkan manusia tentang pentingnya memanfaatkan waktu dengan baik.

Ayat-ayat dalam surah ini memberikan peringatan bahwa manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.

Teks Surah Al-Ashr dan Artinya

1. “Demi masa” (وَالْعَصْرِ – wal-‘ashr).
2. “Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian” (اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ – innal-insâna lafî khusr).
3. “Kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran” (اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ – illalladzîna âmanû wa ‘amilush-shâliḫâti wa tawâshau bil-ḫaqqi wa tawâshau bish-shabr).

Asbabun Nuzul dan Konteks Surah
Surah Al-Ashr turun sebagai tanggapan atas kebiasaan masyarakat Arab pada masa itu yang kerap menyia-nyiakan waktu dengan percakapan tak bermanfaat.

Sebagian bahkan mengutuk waktu Ashar sebagai waktu celaka. Allah SWT menurunkan surah ini untuk menegaskan bahwa menyia-nyiakan waktu adalah kerugian besar.

Surah ini juga memberikan panduan agar manusia menggunakan waktu untuk beriman, berbuat kebaikan, dan menasihati satu sama lain.

Pesan dan Tafsir Surah

Menurut tafsir Kementerian Agama RI, sumpah Allah SWT dengan waktu dalam surah ini menunjukkan betapa pentingnya waktu dalam kehidupan manusia.

Waktu yang terus berlalu adalah bukti kekuasaan Allah SWT. Jika manusia tidak memanfaatkannya untuk kebaikan, mereka akan merugi.

Sebaliknya, mereka yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati untuk menaati kebenaran dan bersabar akan meraih keberuntungan.

Imam Asy-Syafi’i mengatakan, “Seandainya manusia merenungkan surah ini dengan seksama, niscaya surat ini akan mencukupi mereka.”

Surah Al-Ashr menjadi pengingat bahwa hidup yang bermakna adalah hidup yang penuh keimanan, amal saleh, dan kontribusi positif kepada orang lain.(Red/detik)