Hukrim  

Akibat Menyerang Polisi Dengan Parang, Jusman Ditembak Mati

Mayat Jusman saat di evakuasi.

Jeneponto – Buser Polres Jeneponto terpaksa menembak mati pelaku kejahatan saat berada di Desa Bontorea, Keluarahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (5/2/22).

Pelaku yang diketahui bernama Jusman adalah residivis yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yang telah lama menjadi buronan Polisi.

Jusman kerap melakukan pencurian kendaraan roda dua yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

Langkah tegas Buser Polres Jeneponto ini dalam rangka meminimalisir bentuk kriminal di wilayah hukumnya.

Baca Juga :  Sulsel Sebagai Jangkar Golkar untuk Menang Mutlak di Indonesia Timur

Diceritakan, berawal dari laporan masyarakat tentang keberadaan pelaku di rumah keluarganya, Buser Polres Jeneponto segera bergerak dipimpin oleh Aipda Abdul Rozak.

Saat tiba di lokasi, Tim Buser langsung mengepung rumah tersebut, lalu meminta agar pelaku menyerah dan keluar dengan tangan terangkat.

Di luar dugaan, pelaku malah keluar sambil membawa sebilah parang yang diayunkan ke salah satu anggota Buser, lalu pelaku melompat dari sebuah jendela dan berlari meloloskan diri.

Baca Juga :  Pengungkapan 1,5 Ha Ladang Ganja Di Kawasan Hutan Lindung Bukit Balai Rejang

Kanit Buser segera memberi tembakan peringatan, namun pelaku tidak mengindahkan dengan terus berlari masuk ke kebun jagung di sekitar rumah tersebut.

Alhasil Tim Buser mengejar pelaku ke dalam kebun jagung tersebut.

Saat di dalam kebun jagung, pelaku berusaha memberikan perlawanan lagi kepada petugas dengan sebilah parang yang masih dalam genggamannya.

Baca Juga :  Imingi 50 Ribu, Seorang Petani Cabuli Anak Dibawah Umur

Untuk menghindari korban dari pihak Kepolisian akhirnya Tim Buser mengambil tindakan tegas dengan menembak mati pelaku.

Pelaku dinyatakan tewas pada pukul 15.15 WITA setelah peluru petugas bersarang ditubuhnya.

Jusman adalah seorang residivis curanmor yang berasal dari Kecamatan Taroang Kabupaten Jeneponto.

Selain di Jeneponto, Jusman juga masuk DPO Polres Bulukumba dan Polres Maros. (sattu)