Hukrim  

4 Tahun Lamanya Kuntum Jadi Pelampiasan Nafsu Ayah Kandungnya Sendiri

Ilustrasi pemerkosaan [sindonews]

Satujuang.com – Terungkap, perilaku biadab yang dilakukan oleh RN (31) warga Kabupaten Rejang Lebong (RL) yang tega menyetubuhi darah dagingnya sendiri selama 4 tahun.

Setelah sempat buron selama lebih kurang 2 bulan, RN akhirnya ditangkap personil Sat Reskrim Polres RL Polda Bengkulu pada Kamis (28/1).

”Tersangka kita tangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B – 286 / XI / 2020 / BKL / RES. RL tanggal 17 November 2020.” Ungkap Kasat Reskrim AKP AHMAD MUSRIN MUZNI SH SIK dalam press conference yang dilaksanakan Senin (1/2/21).

Press Conference Polres Rejang Lebong

Dijelaskan oleh Kasat Reskrim, tindakan bejat yang dilakukan oleh tersangka dapat terbongkar ketika salah satu bibi Kandung korban curiga melihat kondisi korban yang trauma, setelah ditanya ke korban, akhirnya korban bercerita bahwa selama empat tahun terakhir dijadikan pemuas nafsu ayahnya sendiri.

Baca Juga :  Demi Mudik, Ratusan Mahasiswa UMB Vaksinasi Primer dan Booster

Dikatakan oleh Kasat Reskrim, tindakan bejat yang di lakukan oleh tersangka berawal Pada hari Kamis (12/11) pukul 12.00 WIB, korban kuntum (nama disamarkan) melaporkan kepada bibi kandungnya , bahwa sudah disetubuhi oleh ayah kandungnya sejak berusia sembilan tahun hingga 13 Tahun.

”Korban menjelaskan bahwa terakhir kali tersangka melakukan perbuatan tersebut sekitar 3 (tiga) minggu yang lalu,” jelas Kasat Reskrim Polres RL.

Baca Juga :  Habiskan 38 Milliar, Komisi 2 DPRD Kota Bengkulu Pertanyakan Kualitas Aspal Dua Ruas Jalan

Setelah mendapatkan laporan dari bibi korban, Tim Opsnal Sat Reskrim melakukan penyelidikan, namun pelaku sempat menjadi buron beberapa bulan semenjak kasusnya diproses oleh Sat Reskrim pada tanggal 17 November 2020, dan akhirnya tertangkap di wilayah Seluma.

”Tersangka kami tangkap di wilayah kabupaten Seluma,” kata Kasat Reskrim Polres RL.

Adapun barang bukti yang berhasil disita diantaranya satu lembar baju kaos lengan panjang berwarna pink kombinasi warna abu-abu bermotif dengan merk TESSA bertuliskan BONJOUR, satu lembar celana panjang berwarna pink bermotif, satu lembar singlet warna putih, satu lembar celana dalam berwarna orange.

Baca Juga :  Napi Yang Melarikan Diri Dari Lapas Argamakmur Berhasil Ditangkap

”Tersangka kami jerat dengan Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak atau Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (2) Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak,” pungkas Kasat Reskrim Polres RL.

 

sumber : tribratanewsbengkulu.com