Jakarta- Bahasa terus berkembang, terutama di kalangan generasi muda. Pada 2024, sejumlah istilah gaul Gen Z menjadi sorotan, bahkan masuk dalam kosakata arus utama.
Berikut adalah 10 istilah yang mendominasi perbincangan, baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari:
1. Brain Rot
Dinobatkan sebagai Oxford Word of the Year 2024, “Brain Rot” menggambarkan dampak negatif dari konsumsi konten berkualitas rendah, khususnya di media sosial.
Istilah ini mencerminkan tantangan mental yang dihadapi generasi digital akibat informasi berlebihan.
2. Brat
Dipilih sebagai Collins Word of the Year, kata ini awalnya memiliki konotasi negatif, tetapi kini menjadi simbol keberanian, individualitas, dan penolakan terhadap norma tradisional.
Penyanyi Charli XCX turut mempopulerkan istilah ini melalui album hits-nya, Brat, yang juga memicu tren “Brat Summer” di media sosial—kombinasi gaya hidup bebas, fashion edgy, dan warna hijau lime.
3. Delulu
Kependekan dari “delusional,” istilah ini merujuk pada harapan atau keyakinan yang tidak realistis.
Sering digunakan di fandom K-Pop dan percakapan tentang asmara, “Delulu” menggambarkan pandangan yang jauh dari kenyataan.
4. Skibidi
Istilah ini berasal dari video viral TikToker Yasin Cengiz dan kemudian dipopulerkan oleh serial YouTube Skibidi Toilet.
Meskipun tidak memiliki arti spesifik, “Skibidi” sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang konyol atau mencurigakan, tergantung pada konteks percakapan.
5. Demure
Awalnya bermakna sopan atau pemalu, istilah ini kini digunakan secara humoris untuk menggambarkan sikap elegan yang berlebihan.
Frasa “very demure, very mindful,” yang dipopulerkan oleh kreator konten Jools Lebron, sering digunakan untuk bercanda tentang kesadaran diri.
6. BFR
Merupakan akronim dari “be for real” atau “be f***ing for real,” istilah ini banyak digunakan di TikTok sebagai ungkapan untuk meminta seseorang lebih realistis atau jujur.
7. Let Them Cook
Ungkapan ini berarti “biarkan mereka melakukan tugasnya,” sering digunakan untuk mendukung seseorang agar tetap fokus hingga mencapai hasil yang diinginkan.
8. Ohio
Kata ini digunakan untuk menyindir sesuatu yang tidak keren atau menjijikkan. Popularitasnya menunjukkan cara unik Gen Z menggunakan nama tempat untuk menyampaikan penolakan sosial.
9. Era
Dipopulerkan oleh Taylor Swift melalui tur konsernya, “Eras,” istilah ini kini digunakan untuk merujuk pada fase tertentu dalam kehidupan seseorang. Misalnya, “I’m in my healing era.”
10. Rizz
Kependekan dari “charisma,” istilah ini merujuk pada daya tarik seseorang. Orang dengan pesona luar biasa disebut “rizzler,” sedangkan mereka yang memikat tanpa usaha disebut memiliki “unspoken rizz.”
Istilah-istilah ini mencerminkan kreativitas dan dinamika budaya digital yang terus berkembang di kalangan Gen Z. Apakah Anda sudah menggunakan salah satunya?.(Red/detik)
